LAPORAN HASIL WAWANCARA
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam. Shalawat bertangkaikan salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda kita Nabi besar Muhammad SAW. Keluarganya,sahabatnya,serta para pengikutnya hingga akhir zaman (Amin ya rabbal ‘alamin). Penulis bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan taufik serta hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini, walaupun masih banyak kekurangnnya
Penulis menyadari bahwa didalam makalah ini tentunya masih terdapat kekurangan.Seiring dengan perjalanan penulis pun terus berusaha untuk dapat menyempurnakan makalah ini dengan baik.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang masalah
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat maka diperlukan peran serta para pelaku ekonomi atau para pengusaha sesuai dengan bidangnya masing-masing.Demikian juga, dorongan dan motivasi baik dari pemerintah maupun masyarakat terhadap pengusaha terutama usaha kecil dan menengah demi meningkatkan kesejahteraan keluarga khususnya dan ekonomi masyarakat pada umumnya.Maka dari itu penulis mencoba melakukan observasi lapangan atau langsung bertemu dengan salah satu pengusaha kecil yang menurut penulis dianggap sukses sehingga penulis melakukan wawancara untuk mengetahui sejauh mana usaha dan upaya peningkatan ekonomi keluarganya dan bagaimana peran serta masyarakat di lingkungan atau wilayah setempat.
B. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan pada laporan hasil observasi wawancara ini, sebagai berikut:
Bab I. Pendahuluan meliputi A. Latar Belakang Masalah B. Sistematika Penulisan C. Tujuan Penulisan Observasi.D.Waktu dan tempat wawancara Bab II. Meliputi Laporan Hasil Observasi atau Wawancara.A. Sejarah Pemilik dan Berdirinya Usaha. B. Modal dan Keuntungan C. Peran Keluarga dan Masyarakat. D. Bukti / Hasil Wawancara Langsung. Bab III. Kesimpulan, Saran
C. Tujuan Penulisan dan Observasi
Tujuan penulisan dan obserasi ini adalah
1. Untuk memenui tugas yang diberikan oleh dosen pada mata kuliah kewirausahaan semester IV fakultas Teknik jurusan Teknik Informatika di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya Tahun Ajaran 2014-2015
2. Untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan dibidang kewirausahaan
3. Ingin mengetahui sejauh mana usaha peningkatan ekonomi masyarakat terutuma pengusaha kecil dan menengah.
D. Waktu dan Tempat Wawancara
Hari : Selasa
Tanggal : 05 Mei 2015
Waktu : 12.00 s/d Selesai
Tempat : Rumah Penjual
BAB II
LAPORAN HASIL OBSERVASI DAN WAWANCARA
Sejarah Pemilik dan Berdirinya Usaha
Nama pemilik usaha : Sundarti
Lahir : Pacitan, 23 Oktober 1982
Mempunyai dua orang anak satu laki-laki dan satu perempuan yang bernama 1. Teddy Pradibyo 2. Tia Lestari Mereka berdua masih bersekolah di SMA dan SD.
Adapun berdirinya usaha kecil/ menengah ini sejak tahun 2013. Kemudian seiring dengan waktu, pada tahun itu terjadi krisis moneter yang menyebabkan harga sembako dan bahan baku meningkat sehingga keuntungan semakin menipis. Pada akhirnya beralih usaha menjadi penjual aneka jus buah yang di buat dan di produksi sendiri bersama keluarga. Setelah dua bulan menjadi penjual jus buah di depan tempat tinggalnya.
B. Modal dan Keuntungan
Sesuai dengan harga pada waktu itu tahun 2013 memulai usaha jus dengan modal Rp. 200.000 dan keuntungan per-hari Rp.20.000 dikalikan sebulan menjadi Rp. 600.000. Kemudian semakin maju dan banyak peminat maka modal bertambah dari Rp 300.000 hingga Rp. 350.000 per-hari dan keuntungan menjadi Rp.30.000 dikalikan per-bulan Rp.900.000. Dari keuntungan yang diperoleh ini beliau bisa menabung selain untuk kebutuhan sehari-hari, dapat membiyai kedua anaknya untuk pendidikan, serta ingin membuka cabang usaha lagi pada saat yang tepat nanti.
No
|
Modal
|
Harga/penjualan
|
Keuntungan/Laba
|
1
|
Rp. 200.000
|
Rp. 3.500 per-gelas x 30 gelas
= Rp. 105.000
|
Per-gelas = Rp.500 x 30 gelas = Rp.15.000 x 1 bln = Rp.450.000/ bln
|
2
|
Rp. 250.000
|
Rp. 4.000 per-gelas x 30 gelas = Rp. 120.000
|
Per-gelas = Rp.1000 x 30 gelas =Rp. 30.000 x 1bln = Rp. 900.000/ bln
|
C. Peran Keluarga dan Masyarakat
Sejak mulai berjualan di depan tempat tinggalnya yang dikenal dengan Aneka Jus Buah dan sekarang diberi nama Jus "GEMBIRA"yang memiliki arti kebahagiaan bagi pemilik dan pembeli. Masyarakat baik dari tetangga sendiri maupun pendatang yang jauh dari tempat tinggalnya berdatangan untuk membeli jus buah mendengar kabar bahwa jus ditempat tersebut disamping rasanya nikmat, segar, sehatdan harganya relatif murah. Harga per gelas Rp 3.500 - Rp. 4.000. itulah peran masyarakat terhadap kelancaran penjualan usaha jus tersebut yang dimiliki oleh pengusaha yang sudah dikenal dengan sebutan jus "GEMBIRA". Tak kalah pentingnya peran keluarga terutama suami yang sangat mendukung, demi kelancaran usaha ini dari sejak belanja, sampai menjadi jus dan menjualnya mereka kerjakan bersama-sama (isteri, dan anak-anaknya).
D. Bukti / Hasil Wawancara Langsung
(Pertanyaan )
1 1. Mengapa anda memilih bisnis dibidang ini?
Karena usaha jus menurut saya mudah, modal nya juga tidak terlalu mahal, banyak diminati, dan keluarga juga bisa ikut membantu
2 2. Apakah anda mempromosikan usaha anda?
saya tidak begitu mempromosikan usaha ini, hanya saja berjualan di depan rumah tersebut maka hampir setiap hari ramai mengunjungi tempat saya untuk membeli jus.
3 3. Bagaimana dan mengapa anda memilih lokasi ditempat ini?
Karena tempatnya strategis, dan tidak ada penjual jus di daerah tersebut
4 4. Apakah ada nasihat yang akan anda berikan , bila ada orang lain yang ingin membuka usaha sejenis?
Jika memang mau membuka usaha sejenis jus seperti ini, terutama itu harus ulet dalam arti usaha tentu fisik, tenaga mau tidak mau agar usaha ini terus berjalan harus ulet, sungguh-sungguh, kedua harus mampu memberikan pelayanan yang baik, apapun itu segala sesuatunya dilayani dengan ramah
5. Berapa jumlah uang atau modal yang anda miliki pada saat membuka usaha?
Awal Modalnya Rp. 300.000 . Kemudian usaha itu semakin maju berkembang banyak pembeli yang berminat maka modal saya pun bertambah mencapai Rp. 350.000.
6. Darimana anda mendapat uang itu?
Uang itu modal saya sendiri yang awalnya Rp.300.000 kemudian balik modal dan mendapatkan keuntungan setiap harinya berputar. Kalaupun menambah modal dari keuntungan yang saya dapat.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari hasil wawancara yang saya dapatkan bahwa dari ketekunan, kegigihan seseorang serta kesabaran, dapat menghasilkan apa yang ia inginkan sesuai dalam mahfudzot “man jadda wa jada” barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka dapatlah ia.Merintis usaha itu tidak harus dengan modal besar melainkan dengan kesungguhan dan pengelolaan dengan benar tidak juga berpendidikan tinggi tetapi dengan kemauan keras, serta situasi dan keadaanlah yang membuat seseorang harus mengambil keputusan dan bertindak. Tetapi, akan lebih sempurna seseorang dengan keinginan yang kuat disertai ilmu, dan pengalaman yang cukup akan sangat mendukung untuk usaha yang lebi baik dan lebih maju.
B. Saran
Kepada siapapun yang ingin membuka usaha jangan merasa pesimis dengan modal yang kecil mulailah dari modal yang kecil dan kemauan yang keras serta bermunajat kepada Allah.Kritik dan saran yang mendukung serta membangun penulis harapkan untuk perbaikan penulisan ini.